Rabu, 03 November 2010

Tugas Kelompok Hamba ALLAH

Nama : Rakhmad Hariyanto (0711502252)
            Fadhli Yusaridha addila (07115029970)
            Eka Saputra ( 0712501832)
            Candra yuli wicaksono
            Yogo ansori


Jelaskan tentang tujuan audit dan prosedur audit pada :
1. perencanaan pemulihan bencana.
2. pengendalian toleransi kegagalan sistem.
3. pengendalian keseluruhan sistem.
4. kebijakan password atau kata sandi.
5. pengendalian jejak audit elektronik.
6. pengembangan sistem & prosedur pemeliharaan yang tidak memadai.


Jawaban...??

Jawaban No 1).Tujuan Audit pemulihan bencana untuk melanjutkan lingkup bisnis dan spesies prioritas.pembangunan dibagi ke dalam beberapa tingkatan. Sebuah bencana menyelesaikan rancangan program cadangan didasarkan pada analisis kebutuhan cadangan bencana yang dihasilkan dari semua tujuan bisnis sistem pemulihan bencana, mungkin melibatkan berbagai tingkat aplikasi dan sarana teknis untuk mempertimbangkan biaya investasi, manajemen dan faktor lain,

konten utama
meliputi:
program pembangunan Sistem Perawatan Konstruksi Konstruks Prosedur-Prosedur Audit Pemulihan Bencana Seperti asuransi jiwa, berikut ini adalah prosedur-prosedur yang anda harapkan anda tidak akan pernah mengimplementasikan. Bagian dan rencana tersebut menjelaskan serinci aturan-aturan bermacam-macam personil yang berperan,apa tugas yang harus diimplementasikan untuk recover and salvage the site,bagaimana perusahaan berhadapan dengan grup-grup eksternal dan pertimbangan keuanganprosedur dan sistem manajemensistem informasi Penting perlu mengembangkan cadangan bencana dan prosedur pemulihan bencana dan pengelolaan sistem, sedangkan urutan asli untuk mengubah pusat pengolahan data dan sistem manajemen untuk memastikan keberhasilan pemulihan bencana, aturan-aturan dan sistem, termasuk pengelolaanharian dari data sistem backup, backup data Simpan sistem, proses switchingcadangan bencana, bencana cadangan sistem prosedur manajemen perubahan dan sumber daya manusia, peraturan dan prosedur.

Jawaban No 2). Lebih Besar dari pada yang disebabkan oleh bencana alam atau bencana akibat manusia. Berbagai tingkat toleransi kegagalan dapat diwujudkan melalui implentansi beberapa komponen sistem yang redundan:

1. Redundant array of inexpensive (idenpendent) disks (RAID). Terdapat beberapa jenis konfigurasi RAID, Pada dasarnya, tiap metode melibatkan penggunaan beberapa disket parael yang berisi berbagai elemen data dan aplikasi yang redundan. Jika salah satu disket gagal, maka data yang hilang secara otomatis akan direkonstruksi dari komponen redundan data disimpan dalam disketnya.
2. Multipemrosesan. Pengunaan yang simultan dua atau lebih prosesor meningkatkan jumlah pemrosesan yang dapat dijalankan dalam operasi normal.Jika terjadi kegagalan prosesor,berbagai prosesor sama lainnya akan meneimbangkan bebean keja dan memberikan bantuan penuh.Mengimplentasikan pengendalian toleransi kegagalan akan memastikan bahwa tidak ada satupun titik potensi kegagalan sistem.Kegagalan total hanya dapat akan terjadi jika timbul kegagalan dalam beberapa komponen sekaligus.

Jawaban No 3).Tujuan audit pada pengendalian system itu bertujuan menyelamatkan aset informasi, menjaga integritas data dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas pencapaian tujuan suatu organisasi. Model ini dikembangkan berdasarkan konsep fungsional dan kendali sistem informasi dengan menggunakan sistem penilaian kualitatif berbasis standar manajemen mutu ISO 9001-2000.

Prosedur audit pada keseluruhan system
1.Perencanaan audit.
Yaitu pemahaman atas sasaran yang akan diaudit pengumpulan informasi awal, dan pengindentifikasian resiko
2.Pengujian pengendalian.
Yaitu inspeksi dan observasi dari prosedur2 kontrol untuk mengevaluasi apakah system mempunyai control yg baik.
3.Pengujian subtantif
4.Penyelesaian audit
Yaitu membuat kesimpulan untuk di komunikasikan kpn manajement.


Jawaban No 4).tujuan IT audit pada kebijakan passport adalah memberikan bantuan atau jasa kepada    manajemen /organisasi perusahaan secara berkesinambungan mengenai temuan-temuan kesalahan (error) dan ketidakberesan (irregularities) dengan cara memberikan analisis, penilaian, rekomendasi, dan komentar mengenai pengendalian dengan prosedur yang telah ditetapkan.

    PROSEDUR IT AUDIT PADA KEBIJAKAN PASSPORT:
Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti bagaimana sistem informasi dikembangkan, dioperasikan, diorganisasikan, serta bagaimana praktek dilaksanakan:
●Apakah IS melindungi aset institusi: asset protection, availability
●Apakah integritas data dan sistem diproteksi secara cukup (security, confidentiality )
●Apakah operasi sistem efektif dan efisien dalam mencapai tujuan

organisasi, dan lain-lain

CONTOH – CONTOH :
– Internal IT Deparment Outputnya Solusi teknologi meningkat, menyeluruh & mendalam dan Fokus kepada global, menuju ke standard-standar yang diakui.
– External IT Consultant Outputnya Rekrutmen staff, teknologi baru dan kompleksitasnya Outsourcing yang tepat dan Benchmark /

Best-Practices

CONTOH METODOLOGI AUDIT IT
BSI (Bundesamt for Sicherheit in der Informationstechnik)
● IT Baseline Protection Manual (IT- Grundschutzhandbuch )
● Dikembangkan oleh GISA: German Information Security Agency
● Digunakan: evaluasi konsep keamanan & manual
● Metodologi evaluasi tidak dijelaskan
● Mudah digunakan dan sangat detail sekali
● Tidak cocok untuk analisis resiko
● Representasi tidak dalam grafik yg mudah dibaca

Jawaban nO 5). Jejak audit merupakan catatan harian yang dapat di desain untuk aktivitas pada sistem aplikasi, dan pada tingkat pemakai. Bila diimpelmentasikan dengan benar,jejak audit menjadi kontrol deteksi yang penting untuk membantu pencapaian tujuan kebijakan keamanan sistem. Jejak audit biasanya terdiri dua jenis:
1. catatan rincian tentang keystrokes individual.
2. Catatan yang berorientasi peristiwa.

Pengawasan keystroke
    Melibatkan pencatatan keystrokes pemakai sekaligus tanggapan-tanggapan sistem,yang dapat digunakan setelah fakta untuk merekonstruksi rincian peristiwa atau sebagai kontrol real-time untuk mengawasi atau encange penyusupan yang tidak sah.

Pengawasan Peristiwa
    Merangkum aktivitas-aktivitas kunci yang berkaitan dengan pemakai, aplikasi da sumber daya sistem. Biasanya mencatat nomor-nomor identitas semua pengakses sistem : waktu dan lamanya seksi pemakai, program-program yang dijalankan selama sesi, file-file database,printer dan sumber lain yang di akses.

Jawaban No 6).meningkatkan produktifitas, menurunkan jumlah persediaan yang harus dikelola, mengurangi  kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan  mempermudah pengambilan keputusan bagi manajemen serta mengkoordinasikan kegiatan dalam perusahaan. Oleh karena itu, audit atas pengembangan dan pemeliharaan sistem informasi semakin dibutuhkan sehingga sistem yang dimiliki efektif dalam menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja. Disamping itu saat ini kesadaraan atas pentingnya pengendalian sistem informasi di kalangan manajemen perusahaan semakin tinggi.
Prosedur audit PENGEMBANGAN SISTEM &  PEMELIHARAAN YG TIDAK    

MEMADAI
•  Auditor melakukan penilaian pendahuluan berkaitan dengan keefektifan operasi dalam struktur pengendalian internal dan pengendalian khusus yang diterapkan dalam SAI harus
diidentifikasi.
•  Auditor harus membuat judgement (penilaian) agar pengendalian internal yang diimplementasikan adalah pengendalian yang kritis dan mereka dapat bekerja sesuai yang ditentukan oleh manajemen.
•  Auditor harus menilai setiap kekuatan pengendalian internal, sehingga risiko pengendalian dapat diperkirakan. Pada tingkat di mana risiko itu berada dalam suatu kisaran yang dapat diterima, auditor mempersiapkan program audit yang menunjukkan langkah pengujian kekuatan pengendalian yang terkait.

Rabu, 20 Oktober 2010

Jawaban no 2

2.  Penipuan keuangan seperti Enron, WorldCom, dan Adelphia mendorong disahkannya
Undang-undang Sarbanex-Oxley (S-OX) tahun 2002. Dengan menggunakan internet,
temukanlah jawaban atas pertanyaan berikut mengenai perubahan-perubahan yang
berkaitan dengan komite audit. Berdasarkan S-OX tersebut:
a. Jelaskan ketentuan mengenai komite audit dalam S-OX.
Jawab:
Untuk mendukung berbaqgai usaha untuk meningkatkan kepercyaan public atas pasar model dengan adanya undang undang ini untuk memperbaiki tata kelola perusahaan, pengendalian internal di dalam perusahaan dan adanya bentuk audit yang memiliki kualitasnya dalam kerja.

b. Jelaskan ketentuan mengenai pengendalian internal dalam S-OX.
Jawab:
Keberadaan Sarbanes-Oxley Act 2002 memberikan dampak yang besar bagi auditor. Ketentuan yang berkaitan dengan pengendalian intern membuat tanggung jawab auditor menjadi semakin luas. Auditor internal, auditor eksternal dan juga IT auditor dibebani tanggung jawab untuk mengevaluasi, menilai, dan melaporkan pengendalian intern entitas yang wajib dilaporkan oleh manajemen. Pengendalian intern berkaitan dengan risiko.Risiko merupakan ancaman potensial atas nilai atau kegunaan aset entitas.Pengendalian intern merupakan upaya untuk melindungi aset entitas dari berbagai kejadian yang dapat merugikan. Diantaranya adalah pencurian aset (termasuk informasi), program komputer yang salah, input data yang tidak benar, ancaman virus dan hacker, dll. Pengendalian intern yang lemah membuat perusahan menghadapi risiko kerusakan aset (aset fisik dan informasi), pencurian aset, korupsi informasi atau sistem informasi, dan
gangguan sistem informasi.

sumber: http://devy-udin.web.ugm.ac.id/?p=28

c. Perubahan yang terhjadi terhadap auditor TI
Jawab:
perubahannya Komite Audit telah memformalkan pertemuan/rapat Kelompok Kerja Komite Audit yang kegiatan utamanya adalah menindaklanjuti penerapan serta status dari resolusi yang dihasilkan dalam rapat Komite Audit dan menelaah kecukupan atas isu-isu yang akan didiskusikan pada rapat Komite Audit berikutnya. Rapat Kelompok Kerja ini harus dihadiri sekurang-kurangnya oleh dua anggota Komite Audit dan melaporkan hasilnya kepada Komite Audit.

sumber: http://www.indosat.com/html/annual_report_2008/id/1402_audit.html

d. perubahan terhadap auditor internal
Jawab:
Auditor internal, dibebani tanggung jawab untuk mengevaluasi, menilai, dan melaporkan pengendalian intern entitas yang wajib dilaporkan oleh manajemen. Pengendalian intern berkaitan dengan risiko. Risiko merupakan ancaman potensial atas nilai atau kegunaan aset entitas.

sumber: http://devy-udin.web.ugm.ac.id/?p=28

e. Perubahan terhadap audtor keuangan
Jawab:
Berdasarkan banyak studi, mencatat bahwa pengungkapan Sox section 302 dan section 404 membawa pengaruh yang positif terhadap kualitas laporan keuangan. Ashbauh, Collin, Kinney,LaFond, Zvi Singer 2008; internal control yang dilakukan perusahaan secara periodik (setiap 3 bulan sekali) terhadap temuan kelemahan yang material sebagaimana disyaratkan dalam section 302, serta review dan attestasi oleh KAP (kepatuhan section 404). Menurut PCAOB, 2004 jika auditor menemukan terdapat kelemahan yang material pada internal control, maka auditor harus memberikan laporan serta menolak memberikan pendapat. Beberapa studi lainnya, Lobo dan Zhou, 2006; dengan Sox mencatat bahwa terdapat penurunan dalam pencatatan akrual-basis, dan meningkatkan kehati-hatian dalampelaporan keuangan.Dengan demikian akan terjadi perubahan dalam mekanisme dokumentasi, evaluasi, dan laporan terhadap efektifitas internal control, akurasi pada laporan keuangan, sehingga hasinya tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan perusahaan yang memiliki sistem yang buruk namun bermanfaaat pula untuk semua perusahaan, sehingga akan meningkatkan
kualitas laporan keuangan.

Sumber: http://abrarsolikhin.blogspot.com/2009/05/pengaruh-sarbanes-oxley-act-section-302.html

Jawaban no 1

a)    Sertifikat relevan apa yang didukung oleh organisasi tersebut? Berapa biaya yang
diperlukan untuk mengambil ujian sertifikasi tersebut?
Jawaban : - sertifikasi yang diorganisasikan tersebut bersifat global, seperti: CFA, ChFC, FRM,CPIM, CISSP, CPEA, dan sebagainya yang terbukti menunjang karier dan peningkatan penghasilan.
- Biaya ujian sertifikasi sekitar 5 Juta.
:www.oocities.com/uedasan80/audit.rtf

b)    Apa saja persyaratan yang ditetapkan oleh organisasi terkait dengan ketentuan pendidikan??
Jawaban : seorang audit harus membekali diri dengan pendidikan formal dan pengalaman praktek di lapangan yang memadai. Selain itu, seorang auditor profesional juga harus selalu mengikutiperkembangan bisnis/dunia usaha serta perkembangan ilmu akuntansi dan auditingInternasional. Perkembangan teknologi dan internet yang begitu pesat sekarang ini, menurutsaya, cukup mendukung bagi auditor untuk mendapatkan informasi-informasi terkini berkaitan dengan dunia bisnis, ilmu akuntansi dan auditing global. Jadi, kalau tidak mauketinggalan, seorang auditor juga harus menjadi “Hi-tech Auditor”.

http://rachmatjusuf.megabyet.net/berita-135-pelatihan-dan-keahlian-auditor-independen.html


c)    Bagaimana organisasi tersebut mendukung auditor TI? Jelaskan secara terinci?
Jawaban : Adanya perkembangan TI memungkinkan auditor TI untuk memprediksikan kejadian-kejadian tertentu yang merugikan. Misalnya Artificial Neural Network (ANN) dan Internet Storm Center. ANN memiliki kemampuan untuk belajar atau mengenali pola dalam transaksi yang mengandung kesalahan atau manipulasi dengan mengekspos sistem pada situasi yang nyata dari masa lalu. Kemudian, dengan menggunakan ANN, sistem dapat melakukan filter atas transaksi dengan mencari transaksi yang mencurigakan dan memberitahukan hal tersebut saat transaksi dimasukkan. Internet Storm Center mengkombinasikan log dari berbagai host internet untuk melacak aktivitas tertentu dalam port internet. ISC dapat mengenali anomali atau aktivitas yang tidak biasa. Dengan  menggunakan sistem ini, sistem akan memberitahukan segera saat terdapat virus, worm, denial of service attacks, dll.

http://devy-udin.web.ugm.ac.id/?p=28

d)    Publikasi apa saja yang diterbitkan oleh organisasi tersebut? Apa kaitan publikasi tersebut dengan audit TI?
Jawaban : Terjadinya kerugian yang dialami persuahaan tersebut. Kelemahannya dapat menimbulkan  masalah yang baru yang merugikan pihak terkait Proses ini melibatkan auditor TI untuk pengumpulan data yang berkaitan dengan pengendalian komputer serta laporan yang telah dianalis oleh program program komputer, serta mengumpulkan lapoaran audit yang ada di dalam perusahaan apakah pengendalian internal berjalan buruk atau tidak sama sekali.

e)    Apa saja layanan yang diberikan oleh organisasi intu kepada para anggotanya?
Jawaban : Pelayanan (Saat ini)
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga audit internal pemerintah yang memiliki paradigma baru, kami melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan yang strategis sebagai katalisator Pembaharuan Manajemen Pemerintahan, baik audit atau non audit. Strategi atau pendekatan yang dipakai adalah strategi prevnstansi Pemerintah Pusat
         1. Audit Beberapa pelayanan audit yentif, edukatif dan investigatif.sp;              1. Audit u Berikut adalah pelayanan yang dimaksud :
1. Bidang Pengawasan Iang diberikan adalah :
&nbmum (General Audit) atas proyek Pinjaman/Hibah Luar Negeri,
               2. Audit Operasional berupa :
   * Audit pengadaan barang dan jasa (APBJ), untuk kontrak yang bersumber dari     dana APBN/PHLN/BUMN, dana APBD/ BUMD dan Bagian Anggaran 69.
                     * Audit pelaksanaan Program PKPS-BBM
                      * udit pelayanan kepada masyarakat.
               3. Audit atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

         2. Non Audit
Dalam memberikan pelayanan non audit, berbagai kegiatan yang kami laksanakan, antara lain inventarisasi Barang Milik/ Kekayaan Negara (BKMN), dan pendataan bantuan Tsunami dari masyarakat yang dikumpulkan oleh instansi pemerintah maupun swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sedangkan yang berkaitan dengan program subsidi berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), telah dilakukan pemantauan pelaksanaannya, namun terbatas pada melakukan survey berupa wawancara dengan masyarakat yang mengambil BLT di beberapa kantor pos di Jakarta.

http://www.bpkp.go.id/index.php?idpage=1673&idunit=19

f)       Dimanakah letak kantor cabang terdekat?
Jawaban : Cabang Kantor Terdekat
Asosiasi Auditor Internal
Kantor pusat berada di Altamonte Springs, Fla, Amerika Serikat,
Asosiasi Auditor Internal (AAI). Sekretariat: Bintaro Jaya, Tangerang
IIA mempunyai juga beberapa cabang/Chapter dibeberapa negara (Directors-at-large and Ex-officio Directors, Institute Directors, North American Directors).

Sumber : http://triaswanto.blogspot.com

g)    Apakah terdapat program keanggotaan mahasiswa dalam organisasi tersebut? Jika ya, berapa biaya yang dikeluarkan untuk anggota mahasiswa?
Masukan: AICPA, ISACA, IIA, ACPE, FASB
Jawaban : : biaya keanggotaannya meliputi:
-Anggota biasa : Rp. 250.000,- (duaratus limapuluh ribu rupiah) per tahun .
-Anggot
Asosiasi Auditor Internal (AAI). Sekretariat: Bintaro Jaya, Tangerang
IIA mempunyai juRp.1.000.000,- ( satu juta rupiah) per tahun.

Sember : http://www.iasii.or.id/